Jumat, 12 September 2014

Hak dan Kewajiban TKI di Taiwan; Jam Kerja, Gaji Pokok dsb!!!???

Hak dan Kewajiban TKI di Taiwan; Jam Kerja, Gaji Pokok dsb!!!???

Sendang: Ada hal hal yang penting yang perlu di Ingat bagi para TKI. Yakni, Jam kerja dan Gaji pokok dsb. Ini penting loh!! Apabila diabaikan, ini akan merugikan TKI itu sendiri. :-)

Dalam hal jam kerja dan gaji pokok itu telah ditetapkan oleh pihak pemerintah Taiwan. Apabila, dalam 1 hari melebihi batas waktu ketentuan, maka hal itu sudah termasuk jam lembur, otomatis berhak mendapatkan gaji lembur. Itu pun kalau majikannya bijaksana Kalau tidak bijaksana. Panggil saja ayam kalkul. Kenapa? Loh wong pada umumnya yang disebut ayam tinggi badannya itu kecil kok. Nah! Ini ayam kalkul kok ora umum dengan ayam yang lainnya. :-) Hehehe Sebut aja ayam kalkul, masa nyebut ayam kalkul kok gak berani. Alaaaah orang taiwan gak akan ngerti kok, apa itu ayam kalkul. :-) Gkkkkkk

Nah!! Sementara bagi TKI meski tahu hal tersebut. Disini letak pentingnya itu loh!! Kalau TKI tidak tahu dalam hal tersebut, maka bisa bisa mengeluh. Apabila menerima gaji yang tidak sesuai dengan jam kerja.

Pasal 24: Majikan harus membayar upah lembur dengan aturan sebagai berikut:

Pertama: "Bila jam lembur tidak lebih dari 2 jam: upah lembur per jamnya adalah upah per jam yang resmi dikali 1,33."

Kedua: "Bila jam lembur lebih dari 2jam tetapi tidak sampai atau lebih dari 4 jam, maka upah lembur pada jam tersebut adalah upah per jam yang resmi dikalikan 1,66."

Artinya: "Berdasarkan peraturan pengupahan yang baru sejak Juli 2007 di mana gaji pokok sebesar NT$ 17,280/bulan – NT$ 576/hari – NT$ 72/jam, maka, perhitungan lembur 2 jam pertama adalah: NT$ 72 X 1,33 = NT$ 95,76/jam atau NT$ 96/jam, sedangkan jam berikutnya: NT$ 72 X 1,66 = NT$ 119,52/jam atau NT$ 120/jam. Di luar aturan tersebut adalah pelanggaran."

Jam kerja TKI sektor formal diatur dalam Undang Undang Ketenagakerjaan Taiwan. Bahwa TKI tidak boleh bekerja lebih dari 8 jam / hari atau 48 jam / minggu. Diluar ketentuan tersebut pihak majikan harus membayar uang lembur. Ini bagi TKI dalam sektor formal.

Kemudian, Hari libur adalah 1 hari dalam seminggu dan hari libur nasional 19 hari dalam setahun. Cuti khusus sebanyak 7 hari dalam setahun (setelah 1 tahun bekerja). Izin sakit dapat diberikan selama 30 hari, tetapi masih berhak mendapatkan pembayaran setengah bulan gaji pokok. Lalu izin cuti pribadi sebanyak 14 hari dalam satu tahunnya (tanpa dibayar dari pabrik); Izin cuti karena 'kecelakaan' kerja dapat diberikan selama masih dalam masa pengobatan atau penyembuhan (tidak ada batas waktu).

Kali ini kita membahas TKI sektor informal.

TKI sektor informal tidak diatur dalam Undang Undang Ketenagakerjaan Taiwan. Maka apabila untuk menjaga hak antara ke dua belah pihak (TKI dengan Majikan). Nah!! Ketentuan tersebut perlu dicantumkan melalui "perjanjian kerja" terlebih dahulu; antara majikan dengan TKI. Ini akan membantu anda, apabila dalam perjanjian itu anda ditugaskan dalam 1 hari hanya 8 jam misalnya, kemudian majikan anda memperkerjakan anda lebih dari 8 jam, berarti yang lebihnya itu sudah termasuk jam lembur. Ingat jangan lupa ayam kalkul, apabila majikan anda tidak bijaksana. :-P

Selain dari itu, Setiap 1 minggu TKI berhak mendapatkan istirahat 1 hari. Apabila TKI tidak istirahat atas permintaan pihak majikan, maka pihak majikan harus membayar uang lembur sebesar NT $ 528 / hari. Kemudian bagi TKI yang mengalami kecelakaan kerja akan diberikan cuti sakit selama 7 hari.

Dalam Undang undang yang telah ditetapkan seperti yang terdapat pada pasal 30: "Jam kerja resmi adalah 8 jam sehari dan/atau tidak boleh lebih dari 84 jam dalam 2 minggu. (Bekerja lebih dari jumlah jam tersebut harus diperhitungkan sebagai lembur)."

Dalam pasal 36: "Pekerja akan mendapat 1 hari libur setelah 7 hari kerja. (Pekerja di sektor formal berhak untuk mendapat libur sehari setelah 7 hari kerja, kecuali atas persetujuan pekerja, maka bisa diatur secara lain)."

TKI juga berhak mendapatkan hari libur dihari yang lainnya. Hal tersebut terdapat pada pasal 37: "Pekerja dijamin mendapatkan hari libur pada hari raya, hari buruh dan hari – hari raya lainnya yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang. (Artinya: pada hari raya yang telah ditetapkan ini anda berhak untuk mendapat libur)."

Dalam hal yang lain yang juga penting diketahui oleh TKI adalah pada pasal 42: "Majikan tidak boleh memaksa pekerja untuk melakukan pekerjaan selain jam kerja yang biasa dan telah ditentukan dengan alasan kesehatan atau alasan lainnya.: Kemudian pada pasal 77: "Bila majikan melanggar pasal ini; akan dikenakan hukuman penjara untuk jangka waktu tidak lebih dari 6 bulan, ditahan atau ,membayar denda sebesar NT 20,000."

Artinya: "Pekerja tidak boleh memaksa diri untuk bekerja lebih dari jam resmi atau untuk lembur bila kondisi atau alasan lain tidak memungkinkannya atau bila itu membahayakan kesehatannya. Bila majikan atau pabrik memaksa, itu adalah sebuah pelanggaran dan anda berhak untuk menolak dan melaporkannya."

Sementara mengenai Gaji Pokok yang akan diperoleh oleh TKI tidak hanya berbentuk uang saja, bahkan juga harus ada daftar perincian gaji yang ditulis. Dalam hal ini penulis akan bahas secara rinci.

Gaji pokok bagi pekerja sektor formal dan sektor informal di Taiwan sama yaitu sebesar NT $ 15.840 / bulan, namun demikian TKI sektor formal akan dikurangi sebesar NT $ 2.500 / bulan untuk biaya konsumsi (berdasarkan ketentuan CLA). Saat TKI diberikan gaji oleh majikan, TKI harus meminta daftar perincian gaji yang ditulis dalam 2 bahasa (Indonesia dan Mandarin) yang isinya berupa keterangan tentang besarnya gaji pokok, lembur, potongan agency fee untuk PPTKIS, service fee untuk agency Taiwan, asuransi kesehatan, asuransi tenaga kerja dan pajak.

Perhitungan lembur untuk pekerja sektor informal adalah NT $ 528 / hari.

Istirahat / Cuti: "Pekerja sektor formal dan informal berhak memperoleh cuti tahunan 7 hari dalam setahun dengan ketentuan setelah menyelesaikan kontrak tahun pertama dan melanjutkan kontrak tahun kedua TKI berhak memperoleh cuti sebanyak 7 hari. Apabila TKI tidak mengambil cuti tersebut atas permintaan majikan, maka majikan wajib membayar cuti tahunan dengan uang lembur.

Selain itu, Anda juga harus tahu tentang Kewajiban dan Hak Agency/ejen Taiwan. Sebab, banyak agency/ejen goblok. Loh kok goblok? Ya iya, buktinya banyak ejen yang tidak bisa membantu masalah TKI. Perumpamaannya telur ayam yang tidak bisa netes itu kan disebut endog goblok. Menurut orang jawa itu loh! Hehehe Begitupun agency/ejen goblok, selain gak bisa nyelesain persoalan TKI bahkan malahan hanya bisa manfaatin uang TKI. :-D

"Agency Taiwan tidak lagi diperbolehkan memotong agency fee dari TKI yang bekerja di Taiwan, mereka hanya boleh memungut Biaya Pelayanan (service fee)."

Kewajiban agency/ejen: "Memberikan pelayanan kepada TKI antara lain menjembatani antara pihak majikan dengan TKI; kemudian, Mengurus pemeriksaan kesehatan, sidik jari, Surat Izin Kerja, memperpanjang ARC, lapor pajak TKI, mengurus re – entry permit (izin berangkat dari taiwan dan izin kembali) serta ganti alamat bagi TKI yang akan pulang cuti;

Agency/ejen juga bertugas, Memonitor kondisi TKI antara lain mengenai gaji, kondisi kerja dll; Membantu TKI melaporkan masalah yang dihadapi oleh TKI dengan majikan yang tidak bisa diselesaikan secara musyawarah ke instansi terkait di Taiwan; Mengatur semua hal yang berhubungan dengan perjalanan kembali ke Indonesia baik saat cuti maupun selesai kontrak.

Kewajiban dan Hak TKI

Hak TKI; a) "Menerima gaji setiap bulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku; b). Meminta bantuan kepada pihak agency untuk mengurus keperluan sebagaimana tertera dalam perjanjian kontrak pelayanan antara TKI dengan agency; d). Memiliki foto copy perjanjian kontrak pelayanan yang ditandatangani antara pihak agency Taiwan dengan pihak TKI, dengan demikian TKI akan mengerti dan mengetahui ruang lingkup pelayanan yang harus diberikan pihak agency Taiwan."

Kewajiban TKI; a). "Membayar agency fee untuk PPTKIS pengirim sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia (BP3TKI); b). Membayar biaya pengurusan izin tinggal sebesar NT $ 1.000 / tahun dan biaya pemeriksaan kesehatan sebesar NT $ 2.000 / pemeriksaan; c). Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perjanjian kerja; d) Mentaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Taiwan; e). Mentaati peraturan perusahaan / peraturan rumah majikan."

Sebenarnya, masih banyak hal hal yang perlu dimanfaatkan! Namun pengetahuan penulis hanya terbatas. Karena penulis bukan TKI ataupun mantan TKI. Hanya saja, penulis pro TKI. :-) Hahahaha!!

God luck TKI of Indonesia...
Let the spirit-Okay!!!

Penulis: Elang​​
Referensi: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2 TKI)

Rabu, 13 Agustus 2014

Orang Yang Banyak Bertanya Bukan Berarti Banyak Bicaranya!!?

Orang Yang Banyak Bertanya Bukan Berarti Banyak Bicaranya!

Sendang, Orang yang banyak bertanya bukan berarti banyak bicaranya, melainkan haus ilmu. Sedang orang yang banyak ngomongnya bukan berarti sedikit ilmunya. Karena kiai yang banyak ilmunya saja itu suka bicara. Bayangkan saja, dalam ceramah pun. Seorang kiai tidak sedikit mengeluarkan kata kata.

Sementara orang yang banyak  bertanya juga bukan berarti sedikit ilmunya. Dari sebab ia banyak bertanya sehingga ia banyak memperoleh ilmu.

Orang yang haus akan ilmu, membuatnya banyak bertanya. Karena konon, bertanya adalah kuncinya ilmu. Semakin ia banyak bertanya semakin banyak pula ilmu yang ia peroleh, dari orang orang yang ia beri pertanyaan. Oleh karena itu, jika ada sesuatu yang belum engkau ketahui, maka bertanyalah.

Sementara, jika engkau ingin mendapat jawaban yang membuatmu puas, maka bertanyalah kepada orang yang engkau anggap orang itu mampu menjawab.

Namun harus kita ketahui. Bukan hanya orang yang punya ilmu saja yang mampu menjawab pertanyaanmu, bahkan orang yang bodoh saja pun mampu menjawab pertanyaanmu.

Jika engkau ingin memperoleh sesuatu yang belum engkau ketahui, atau ingin menanyakan sesuatu. Janganlah engkau bertanya ke asal sesuatu. Artinya asal asal bertanya kepada sesuatu.

Suatu contoh; Jika engkau  bertanya, kepada seekor kucing! mengenai; "Apakah langit itu bisa berbicara bertanya" sih kucing pasti mampu menjawab pertanyaanmu. Namun jawaban kucing pasti "meong". Itulah karakter kucing. Apakah kita puas dengan jawaban sih kucing itu? Tentu tidak. Karena jawaban sih kucing tadi tidak sesuai dengan pertanyaan kita. Sebab kita pun juga tidak bisa mengerti jawaban kucing tadi, yang hanya dengan nada meong.

Oleh sebab itu bertanyalah kepada sesuatu atau orang yang tepat.  Supaya kita puas mendapat jawaban apa yang kita pertanyakan itu. Dan berharap agar memperoleh ilmu yang tepat; sesuai apa yang di inginkan; melalui usaha tersebut.

Penulis: Elang

Kaya Bukan Hanya Karena Rajin Bekerja, dan Miskin Bukan Hanya Karena Malas Bekerja

Kaya Bukan Hanya Karena Rajin Bekerja, dan Miskin Bukan Hanya Karena Malas Bekerja

Sendang: "Disetiap kehidupan manusia itu ada campur tangan Tuhan, baik itu orang miskin maupun yang kaya. Jika Tuhan tidak campur tangan. Lalu bagaimana keadaan hambaNya? Apa bisa orang itu kaya karena sendiri? Orang itu kaya bukan berarti karena ia rajin bekerja. Dan orang yang miskin itu bukan berarti karena ia malas bekerja."

Mengenai "rajin bekerja" bukan hanya orang yang kaya, karena orang yang miskin tidak sedikit yang rajin bekerja. Tapi apa? Orang yang miskin yang rajin bekerja pun tidak membuatnya menjadi orang yang kaya.

Memang sih, secara rasional, bahwa orang itu tergantung bagaimana ia menjalani kehidupannya, atau bagaimana tingkat pekerjaan yang ia lakukan. Ada yang berkata, orang miskin itu biasanya golongan orang yang malas bekerja. Oh tidak bisa!! Jika kita telusuri secara lebih jauh lagi. Mengenai orang miskin bukan berarti orang yang malas bekerja.

Mengenai "malas bekerja" bukan berarti hanya golongan orang yang miskin saja, bahkan orang yang kaya atau orang yang berduit banyak kok yang malas bekerja. Namun itu pun tidak membuatnya menjadi miskin.

Gambaran yang sederhananya. Bayangkan saja! banyak orang kaya yang mempunyai perusahaan; banyak karyawannya. Kerjaan orang yang kaya itu hanya bisa ngatur, nyuruh, sementara dirinya hanya nongkrong. Ini kan juga golongan orang yang malas bekerja. Tapi apa? Meskipun ia malas bekerja. Kerjanya hanya ngatur, nyuruh. Hal itu tidak membuatnya menjadi orang miskin.

Orang yang kaya yang malas bekerja tapi tidak membuatnya miskin, artinya kerjaannya hanya ngatur, nyuruh, bukan berarti karena ia banyak uangnya.

Sementara orang yang miskin yang rajin bekerja, tapi tidak membuatnya menjadi kaya. Bukan berarti karena uangnya sedikit. Karena ia bisa saja menjadi kaya yang memiliki banyak uang. Jika uang dalam setiap harinya ia kumpulkan sedikit demi sedikit, walhasil ia bisa punya banyak uang.

Dari sini kita bisa lihat, bahwa kekayaan itu bukan hanya karena rajin bekerja, dan kemiskinan itu bukan hanya berarti golongan orang yang malas bekerja, yang jelas, kehidupan manusia ada campur tangan Tuhan.

Kesimpulannya, Segala sesuatunya, kondisi, keadaan manusia itu Tuhan lah yang mengatur; takdir atau kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Seandainya; Kalau semua orang itu kaya, kepada siapa ia memberi sodakoh? Kemudian, Kalau semua orang itu miskin, kepada siapa i memperoleh bantuan materi?

Catatan: "Orang itu bisa Kaya karena takdir Tuhan, Orang itu Miskin juga karena takdir Tuhan."

Penulis: Elang

Jumat, 25 Juli 2014

Keutamaan!! Dibalik Nama (Desa) Sendang

"Keutamaan!! Dibalik Nama (Desa) Sendang"

Sendang adalah sebuah desa yang berada di Kec Karangampel-Indramayu; lokasinya tidak jauh dari Karangampel. Sementara desa sendang adalah desa pemekaran.

Mengenai "asal usul penamaan" desa sendang (setelah pemekaran); Kata bapak mukli (warga sendang blok sendang Rt/Rw-07/03): "Tokoh masyarakat dan tokoh agama (blok dodog) yang memberikan penamaan desa sendang adalah Kiai Syamsuri (alm)."

Bagaimana "keutamaan" dibalik nama sendang itu sendiri? Banyak masyarakat sendang yang menyatakan mengenai hal ini; bahwa, "Nama sendang artinya air (banyu), oleh karena itu desa sendang ini suasananya tentram (adem anyem), sebab air itu memiliki unsur kesejukan. Selain itu, jika dikit dikit ada masalah (antar masyarakatnya) tak lamapun akan rukun kembali." ujar warga sendang

Namun harus kita ketahui secara lebih "mendalam" mengenai artian tersebut. Karena artian itu secara ungkapan singkat "kurang tepat". Sebab dari segi "bahasa, dan Istilah" sendang itu artinya bukan "air" melainkan sebuah nama; "tempat pemandian yang memiliki sumber mata air."

"Sejarah ini harus di ungkapkan! Karena banyak warga sendang yang kurang tahu mengenai asal-usul nama ini. Apalagi khususnya warga blok sendangnya sendiri banyak yang kurang mengenal nama daerahnya yang saat ini nama daerahnya dijadikan nama salah satu desa yang terletak di kec Karangampel-IM. Lalu darimanakah asal-usulnya nama tersebut?"

Dalam hal ini, penulis akan mengungkapkan "keutamaan" dibalik Nama (desa) Sendang sebagai berikut:

Secara Etimologi (asal-usul kata): "Nama Sendang di ambil dari sebuah tempat pemandian di jaman dahulu kala." Sayangnya sebuah "tempat pemandian" tersebut tidak diketahui secara pasti hingga saat ini. Kemungkinan letak tempat pemandian itu tidak begitu jauh dari blok sendang. Karena daerah/blok yang namanya sendang di desa sendang, lokasinya berada di Rt/06-07 Rw/03. Lalu kenapa nama desa itu dipakai?

Secara Ideologi (arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup): Pemakaian Nama Sendang mempunyai tujuan! "Agar warga (desa) sendang bisa menata kehidupan dengan menjaga kerukunan, dan ketentraman." Kenapa?

Sebenarnya secara bahasa, dan Istilah; Nama sendang itu adalah sebuah nama "tempat pemandian yang memiliki sumber mata air". Bagaimana kegunaan dan fungsi air itu sendiri? Air adalah sumber kehidupan bagi manusia. Sedangkan air bisa digunakan untuk mandi, minum dsb. Sementara air pun memberi kesejukan (adem) bagi tubuh manusia.

Oleh karena itu secara "ideologi" tadi; Nama Sendang itu dipakai, agar warga sendang bisa hidup rukun, tentram, dan damai, yang nantinya  warga yang hidup di daerah tersebut merasa suasananya sejuk (adem anyem).

Selain itu, Nama Sendang dipakai! dikarenakan secara "psikologi (mental; pengaruh perilaku)" sebuah nama sangat berpengaruh bagi sesuatu. Oleh sebab itu dinamakan sendang; yang diharapkan atau supaya dapat mengarahkan perilaku kehidupan (warga sendang) ke arah kehidupan yang menjaga kerukunan, dan ketentraman; yang nantinya akan tercipta kedamaian layaknya kesejukan yang terdapat pada air.

Notes: "Inilah pentingnya mempelajari sejarah! Jika seandainya kita meremehkan sejarah, kita tidak akan tahu, apalagi mengenalnya. Padahal mempelajari sejarah akan memberikan sesuatu yang memiliki manfaat. Selain bermanfaat, Sejarah dapat menguatkan sebuah pondasi kehidupan manusia."

Terimakasih dari kami kepada Kiai Syamsuri (alm), yang telah memilih nama Sendang dari daerah kami, dan menempatkan nama Sendang untuk desa Sendang.

Penulis: Elang

Kamis, 24 Juli 2014

Indonesia; Negara Dengan Jumlah Penduduk Terbanyak Menduduki Peringkat ke 4

Indonesia; Negara Dengan Jumlah Penduduk Terbanyak Menduduki Peringkat ke 4

Sendang, Negeri Nusantara adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seperti yang kita ketahui; Indonesia adalah negara "kepulauan" dari "sabang hingga ke merauke."

Indonesia memiliki 'jumlah' penduduk yang "terbanyak" di dunia; Indonesia masih masuk ke posisi "5 besar" negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Indonesia berada di nomor ke 4 bersaing dengan Brasil di posisi ke-5.

"Indonesia berada di peringkat ke-4 dengan jumlah penduduk mencapai 253,60 juta jiwa dan disusul Brasil yang mencapai 202,65 juta jiwa."

Dengan jumlah penduduk yang banyak, sehingga Indonesia juga memiliki "Suku Bangsa" yang berbeda-beda. Indonesia terdapat lebih dari 300 "kelompok etnis" atau suku bangsa, tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010.

Suku Jawa adalah kelompok "Suku terbesar di Indonesia" dengan jumlah mencapai 41% dari total populasi. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah "bertransmigrasi" dan tersebar ke berbagai 'pulau' di Nusantara, bahkan bermigrasi ke "luar negeri" seperti ke Malaysia dan Suriname.

"Sementara Suku Sunda, suku Melayu, dan suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini."

Selain itu, Banyak 'suku-suku' terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua, yang memiliki "populasi kecil" hanya beranggotakan ratusan orang. Sebagian besar "Bahasa Daerah" masuk dalam golongan rumpun bahasa Austronesia, meskipun demikian! Sejumlah suku besar  di Papua; tergolong dalam rumpun bahasa Papua atau Melanesia.

Hebatnya!!! Perbedaan tersebut bukanlah dijadikan 'alasan' untuk terpecah belah. Karena itu, Symbol Negara "Bhineka Tunggal Ika" sebagai landasan prinsip Bangsa ini, agar seluruh Rakyat Indonesia tetap bersatu dalam perbedaan.

Indonesia mempunyai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sebagai acuan hidup bersama di Indonesia. Setiap warga Indonesia diwajibkan menjaga "Empat Pilar" Bangsa tersebut. Supaya Rakyat Bangsa Indonesia tidak mudah di 'pengaruhi' oleh "perongrong atau kelompok" yang menginginkan Indonesia terpecah belah.

Penulis: Elang Bass

Kita dan Perdamaian

Kita dan Perdamaian

Sendang, Oleh KH Abdurrahman Wahid

Penulis diundang oleh UNESCO ke Paris, pada Mei 2003, untuk menyampaikan pidato pembukaan (keynote address) dalam sebuah konferensi mengenai pemerintahan yang baik (good governance) dan etika dunia (global ethics), yang diadakan antara kaum Budhis dan Muslimin. Konferensi itu dimaksudkan untuk mencari jembatan antara agama Islam, yang mewakili agama-agama Ibrahim dan Budhisme yang mewakili agama-agama di luar tradisi Ibrahim.

Dalam kesempatan itu juga, penulis diminta berbicara mengenai asal-usul (origins) terorisme bersenjata yang sedang melanda dunia saat ini. Diharapkan pidato pembukaan itu akan mewarnai dialog tersebut, yang juga dihadiri oleh delegasi dari Persekutuan Gereja-Gereja Eropa, wakil dari pimpinan agama Yahudi, Gereja Kristen Orthodox Syria, wakil agama Hindu dan sebagainya. Dari kalangan agama Budha sendiri, hadir Dharma Master Hsin-Tao dari Taiwan dan Sulak Sivaraksa dari Thailand, di samping David Chappel dari University of California di Los Angeles.

Pertemuan tersebut adalah yang ketiga kalinya, antara sebagian kaum Budhis dan kaum Muslimin (termasuk dari Tunisia, Maroko, Saudi Arabia, Sudan, Tanzania dan sejumlah pemuka kaum Muslimin lainnya). Pertemuan pertama terjadi tahun lalu di sebuah Hotel di Jakarta, disusul pertemuan di New York dan disudahi dengan pertemuan di Kuala Lumpur (dengan Dr. Chandra Muzaffar sebagai tuan rumah). Dari pertemuan-pertemuan tersebut, diharapkan kelanjutan hubungan antara kaum Muslimin dan Budhis, disamping juga akan dilaksanakannya sebuah konferensi besar antar kepala negara-negara berkembang (developing countries) di Bandung, untuk merayakan 50 tahun konferensi Asia-Afrika pertama —Bandung I— pada tahun 2005 kelak. Agenda-agenda Konferensi Bandung II harus ditetapkan tahun ini, untuk mempersiapkan peringatan itu sendiri di Jawa Barat pada waktunya nanti. Hal ini diperlukan, guna mencari alternatif bagi dominasi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dalam dunia internasional (seperti terbukti dari serangan-serangan atas Afghanistan dan Irak), tanpa harus berkonfrontasi dengan negara adi kuasa tersebut.

Timbulnya sikap menolak dengan cara konfrontatif itu, karena tidak dipikirkan dengan mendalam dan jika hanya dilakukan oleh sebuah negara saja. Terbukti dengan adanya rencana “politik luar negeri” Indonesia yang konyol –seperti keputusan untuk (pada akhir tahun 2003 ini) keluar dari keanggotaan Dana Moneter Internasional (International Monetary Funds). Pada saat menjadi Presiden, penulis bertanya pada seorang ekonom raksasa dari MIT (Massachusset Institute of Technology), Paul Krugman. Ia menjawab, sebaiknya Indonesia jangan keluar dari keanggotaan badan internasional tersebut. Paul Krugman yang juga pengkritik terbesar lembaga itu menyatakan pada penulis, hanya negara dengan birokrasi kecil dan bersih yang dapat keluar dari IMF secara baik, sedangkan birokrasi Indonesia sangatlah besar dan kotor.

***

Dalam pidato pembukaan itu, penulis menyatakan bahwa etika global dan pemerintahan yang baik (good governance) hanya akan ada artinya kalau didasarkan pada dua hal: kedaulatan hukum dan keadilan dalam hubungan internasional. Ini berarti, negara adi-kuasa manapun harus memperhatikan kedua prinsip ini. Karena itu, perjuangan untuk menegakkan kedaulatan hukum dan keadilan dalam hubungan internasional itu harus mendapat perhatian utama. Pidato pembukaan itu, mendapatkan jawaban dan tanggapan sangat positif dari berbagai pihak, termasuk Dharma Master Hsin-Tao (Taiwan) yang mewakili para pengikut agama Budha. Tanggapan yang sama positifnya juga disampaikan oleh Wolfgang Smiths dari Persekutuan Gereja-Gereja Eropa dan Rabbi Alon Goshen Gottstein dari Jerusalem.

Penulis menyatakan pentingnya arti kedaulatan hukum, karena di Indonesia dan umumnya negara-negara berkembang, hal ini masih sangat langka. Justru pada umumnya pemerintahan mereka bersifat korup, mudah sekali melakukan pelanggaran hukum dan di sini konstitusi hampir-hampir diabaikan. Perintah kitab suci al-Qur’ân: “Wahai kaum Muslimin, tegakkanlah keadilan dan jadilah saksi bagi Tuhan, walaupun mengenai diri kalian sendiri” (yâ ayyuhal-ladzîna âmanû kûnû qawwâmîna bil-qisthi syuhadâ’a liLlâhi walau ‘alâ anfusikum) (QS al-Nisa [4]:135), ternyata tidak dipatuhi oleh umat Islam sendiri. Yang lebih senang dengan capaian duniawi yang penuh ketidakadilan, dengan meninggalkan ketentuan-ketentuan yang dirumuskan oleh kitab suci agama mereka sendiri.

Dalam pidato pembukaan tersebut penulis menyatakan, agar keadilan menjadi sifat dari etika global dan pemerintahan yang baik (good governance). Itu didasarkan pada pengamatan bahwa sebuah negara adi-kuasa, seperti Amerika Serikat dapat saja melaksanakan dominasi yang hanya menguntungkan dirinya sendiri dan merugikan kepentingan negara-negara lain. Ini terbukti dari serangannya atas Irak, yang terjadi dengan mengabaikan sikap Dewan Keamanan (DK) PBB.

Penulis berpendapat jika dalam waktu tiga bulan Saddam Hussein tidak dapat ditangkap, maka tentu rakyat AS akan ribut minta tentara mereka ditarik dari Irak. Dan perdamaian di negeri Abu Nawas itu harus ditegakkan melalui perundingan damai. Dengan kata lain, perubahan berbagai sistem (termasuk sistem politik dan pemerintahan) di Irak harus dilakukan tanpa melalui paksaan. Kalau tidak, pemerintah apapun yang akan menggantikan Saddam Hussein akan dianggap sebagai pemerintahan boneka oleh rakyat Irak sendiri. Kenyataan inilah yang harus dipahami oleh semua pihak, termasuk AS. Dengan demikian, apa yang sejak berbulan-bulan ini diusulkan penulis, yaitu perdamaian di Irak harus dikaitkan langsung dengan perdamaian abadi antara Palestina dan Israel, semakin menjadi relevan.

***

Sebagai bagian dari pembentukan etika global dan pemerintahan baik (good governance) itu, tentu diperlukan adanya kampanye besar-besaran untuk membentuk pengertian yang mendalam atas kedua hal tersebut. Di sinilah terletak peranan para agamawan dan moralis dunia, dengan didukung oleh lembaga-lembaga internasional seperti UNESCO. Karena itu tindakan sendiri-sendiri dalam pembentukan pendapat dunia, mengenai etika global dan pemerintahan baik itu, tidak dapat dibenarkan karena diragukan keberhasilannya. Harus ada dialog terus-menerus antara berbagai kalangan bangsa, terutama antara para teoritisi dan para penerap nilai-nilai di lapangan. Di sinilah terasa betapa pentingnya arti dialog seperti yang telah diselenggarakan oleh UNESCO di Paris itu. Minimal, bagi berbagai pihak di luar lingkup negara, dapat melakukan pembicaraan mengenai nilai-nilai global yang ingin kita tegakkan dalam pergaulan internasional. Dengan pertemuan antar berbagai agama tadi, masingmasing pihak akan saling belajar dan menimba sumber-sumber spiritual, dalam membentuk pandangan hidup di masa depan.

Kesadaran seperti ini, mulai muncul akibat merajalelanya sinisme yang dibawa oleh “pertimbangan-pertimbangan politik global” (global political considerations) dan akhirnya menjadi satu- satunya alat pertimbangan. Pertimbangan itu —dalam kerangka kajian strategis disebut sebagai “geopolitical considerations”—, hanya melahirkan kepentingan antara negara-negara adi-kuasa (super-powers) saja, akibatnya tentu akan melumpuhkan negara-negara yang bukan adi-kuasa. Apalagi setelah Uni- Soviet berantakan, maka hanya tinggal sebuah negara adi-kuasa yang memaksakan kehendak dan menginjak-injak hukum internasional untuk kepentingannya sendiri. Contohnya adalah penyerbuan AS atas Irak, dengan mengesampingkan peranan PBB melalui Dewan Keamanan.

Di masa depan, tentu saja hal ini akan membawakan reaksi berupa sederet tuntutan dari negara-negara berkembang akan sebuah tatanan yang lebih berimbang secara internasional, antara negara industri maju (developed countries) dengan negara berkembang (developing countries). Dalam penyusunan tatanan baru seperti itu, tentu saja etika global dan pemerintahan yang baik harus memperoleh perhatian khusus, baik untuk acuan kerangka baru yang hendak didirikan maupun untuk mengendalikan perubahan perubahan yang bakal terjadi.

Karena itu dialog terus-menerus akan kedua hal itu harus dilakukan, termasuk pertukaran pikiran mengenai peranan spiritualitas manusia. Dialog antara para pemeluk berbagai agama, seperti yang diselenggarakan di Paris tersebut, tentulah sangat menarik bagi kita. Pemaparan pengalaman pribadi dan pikiran dari para pemimpin agama, seperti Dharma Master Hsin Tao dari Taiwan, tentu saja harus menjadi bagian integral dari dialog semacam itu.

*) Diambil dari Abdurrahman Wahid, Islamku Islam Anda Islam Kita: Agama Masyarakat Negara Demokrasi, 2006 (Jakarta: The Wahid Institute). Tulisan ini pernah dimuat di Kedaulatan Rakyat, 23 Mei 2003.

Sumber: NU Online
(Rabu, 16/07/2014 09:11)

Jumat, 02 Mei 2014

Got reject Salafi-Wahabi, MTA, Hizb ut-Tahrir and LDII

Got reject Salafi-Wahabi, MTA, Hizb ut-Tahrir and LDII

Ellang Bass ~ Lately is a challenge for NU is the rise of new sects that deviate from the teachings Ahlussunnah wal congregation. Such as streams, Tafsir Al-Quran Majlis (MTA), Shiites, Ahmadis, Indonesian Islamic Propagation Institute (LDII), Salafi Wahabi, and Hizb ut-Tahrir (HTI). Of some group again and this flow, the teachings amaliahnya much different from what has been a tradition among residents nahdliyin. Even those convicted of belief amaliah like NU, tahlilan, yasinan, Shalawatan, is an act of heresy, and forbidden to do so.

Through the book "Fortress Ahlusunnah Wal Jama'ah", Resisting Ideology Salafi, Wahabi, MTA, LDII, Hizbut Tahrir and written by Muhammad Nur Hidayat of this, we can identify what kind of condition the flow which has now grown in Indonesia, both in terms of the process of birth as well as their attitude towards the clergy. We know their movements, armed only postulate blindly, they claim to have understood the teachings of the Prophet with the purest, but their argument is false and irrational. They actually do not understand the contents of the Qur'an and hadith, let alone to interpret.

The emergence of multiple streams, such as Wahabi and Salafi Hizb ut-Tahrir in Indonesia is not a Muslim reconcile the divisions that actually occur among Muslims. Islam prohibits acts of violence and discord, Islam is a religion that is friendly, polite, which uphold peace, brotherhood among fellow. Wahabi is Salafi group that carries the modernization of religion and its pioneering mission is Muhammad ibn Abd al-Wahhab in the Nejd. He was a follower of Imam Ahmad's madhhab, but in his berakidah follow Ibn Taymiyyah.

Wahhabi Salafi ideology is, mengkafirkan Ibn Arabi Sufi, Abu Yazid al-Bustani. Easy mengkafirkan other Muslims. Pronounced heretical book "Aqidatul Layman, and Qashidah Burdah. Mengkafirkan and considers misguided followers Mazdhab Ash'ari and Maturidiyyah. Changing some chapter books classical scholars, such as the book of al-Adzkar an-Nawawi. They reject the celebration of the birthday of Prophet Muhammad because it considers the event as a show of heresy, and heresy according to their deeds are all misguided. they judge the event is a ritual yasinan tahlilan bi'ah, whereas both the practice can not be said to violate the shari'ah, because in general there are readings in the arrangement of their arguments tahlil both of al-Quran and al-Hadith as already stated by the previous scholars. And they reject the book "Ihya 'Ulumuddin" by Imam al-Ghazali (p.24-25).

Flow and movement lately developed in Indonesia, is Hizb ut-Tahrir. Hizb actually is the name of the Islamic movement in Palestine or harakah and not a stream, or Ilmiyah strudi institutions, or social institutions. They are merely political organization of Islamic ideology and struggle to revive the Muslims from deterioration, freeing people from the ideas and laws of Kufr, free them from the grip-grip dominance pagan countries and re-establish the caliphate system and enforce the law of God in the reality of life.

Movement which first appeared in the Palestinian Quds, in addition to carrying the caliphate concept kubra, also rejected the democratic system of governance adopted by most countries in the world. The purpose of them is to start Islamic life by plugging the pillars of Islam in the Arab world and then penetrated the Islamic caliphate (p.33).

The concept of Hizb mazdhab is, will refuse the truth and torment grave. Allow kiss with a woman not his wife either lust or not. Do not believe the emergence of the Antichrist in the last days. Ahad hadith should not be used as the argument of the creed. And allow Islamic countries submit to the state tax infidels.

By reading this book you will be invited to recognize some of the streams in Indonesia as well as aspects of their error which had deviated from the teachings of Ahlussunnah wal congregation. This book consists of the first three chapters, describes growing streams in Indonesia such as Ahmadiyah, LDII, MTA, broken Sunnah, Salafi Wahabi, Shiite, HTI, Muhammadiyyah, and Ahlusunnah Wajjama'ah. Secondly, denied the allegations Wahhabi and MTA. Third, answering questions about Sufi order, a confirmation amaliah Sufi orders that do not conflict with the Shari'ah. The book is expected as a fortress from attack NU schools and schools that are currently prevalent, and differs from the majority of Muslims in general.

Peresensi: Ach. Tirmidzi Munahwan
Dosen Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Judul: Benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah (Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, Hizbut Tahrir Dan LDII)
Penulis : Nur Hidayat Muhammad
Pengantar: Shofiyullah Mukhlas Lc., M.A.
Penerbit: Nasyrul Ilmi, Kediri
Cetakan: I, April 2012
Tebal: xvi + 288 hlm.

Sumber : http://www.nu.or.id

By http://m.facebook.com/elang

Dikutip: http://www.muslimedianews.com/2014/05/menolak-paham-salafi-wahabi-mta-hizbut.html?m=1
Terbitan Friday, 2 May 2014

Mengapa NU Berazaskan Pancasila?

Mengapa NU Berazaskan Pancasila?

Tokoh paling penting yang menjadi “arsitek” penerimaan NU terhadap Pancasila adalah KH Achmad Siddiq (Rais Aam PBNU 1984-1989). Berikut ini penuturan sesepuh NU, KH Muchit Muzadi (88), sekretaris Kiai Achmad Siddiq yang sama-sama pernah menjadi murid KH Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebuireng. (*Red)

Bagi saya KH Ahmad Shiddiq itu adalah seorang ulama yang memiliki ilmu pengetahuan yang komplit. Komplit kenapa? Karena ia memiliki pemikiran-pemikiran yang cukup mendalam tentang agama, hubungan agama dengan kehidupan kemasyarakatan, hubungan agama dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dan lain sebagainya.

Seperti contoh, dalam merumuskan hubungan Pancasila dan Islam dalam Nahdlatul Ulama. Umumnya orang hanya melihat bahwa Pancasila tidak ada yang bertentangan dengan Islam maka dibilang Islami. Namun tidak dengan KH Achmad Siddiq. Ia melihat bahwa pola hubungan dan posisi agama dan Pancasila dalam kehidupan bernegara adalah lebih dari itu.

Saya sendiri dahulu pernah bertanya masalah ini kepada Beliau. “Kiai, Mengapa kita harus menerima Pancasila sebagai asas NU ?.”

Ia menjawab: “Nahdlatul Ulama sendiri dalam Anggaran Dasarnya yang pertama diterangkan bahwa NU didirikan berdasarkan tujuan-tujuan, bukan asas.”

“Kita tidak usah mempertentangkan NU dengan asas negara. Karena NU tidak berbicara mengenai asas. Melainkan tujuan.”

Lalu sekarang apa tujuan NU? Ialah melaksanakan semua yang akan menjadikan kemaslahatan Ummat Islam.

Kiai Achmad Siddiq tidak setuju kalau Islam itu dijadikan asas sebuah organisasi atau partai. Adalah keliru jika menjadikan Islam sebagai asas, karena justru akan merendahkan Islam sendiri. Islam adalah agama ciptaan Allah, sedangkan organisasi ciptaan manusia. Islam jauh diatas asas, karena Islam adalah Din-Allah.

Seperti zaman dahulu, Masyumi yang mencantumkan Asas Islam adalah keliru karena justru memelorotkan Islam dengan menyamakannya dengan berbagai isme-isme yang lain.

Zaman dahulu, NU memusyawarahkan tentang hubungan Islam dan asas negara berjam-jam. Satu jam lamanya Kiai Shiddiq terdiam merenungkan masalah ini. Dan ketika mendapatkan hasilnya, langsung Ia memutuskan di depan rapat, dan terdiamlah semua hadirin yang berdebat.

Itulah salah satu kelebihan dari Kharisma Kiai Achmad, yang mana hal itu dikarenakan kedalaman Ilmunya. Saya menaruh hormat yang besar kepadanya akan hal ini. Meskipun Ia lebih muda dari pada saya 50 (lima puluh) hari lamanya. Karena saya lahir pada 24 Desember 1925, sedang Kiai Achmad lahir pada 24 Januari 1926. Akan tetapi karena keilmuan Beliau jauh di atas saya maka meskipun saya lebih tua saya harus hormat kepadanya.

*Ditranskrip oleh kontributor NU Online Malang, Ahmad Nur Kholis, dari pidato KH Muchit Muzadi yang disampaikan dalam acara Workshop Aswaja dengan tema “Revitalisasi nilai-nilai Aswaja di Tengah Ancaman Gerakan Transnasional di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, 8 Februari 2014. (nu.or.id)

Sumber: http://www.sarkub.com/2014/mengapa-nu-berazaskan-pancasila/
Terbitan: 12/03/2014

By http://m.facebook.com/elang

Soft Launching dan Diskon Super Duper Murah Bagi 10 PendaftarTim Cyber Dakwah Acara

Soft Launching dan Diskon Super Duper Murah Bagi 10 PendaftarTim Cyber Dakwah Acara

Perkenalan singkat tentang website Raja – Toko Online Murah atau bisa disingkat R-TOM yang akan launching sabtu ini!

Sebelumnya tim ini, fokus menghandle website-website menengah ke atas, namun karena banyak permintaan dari masyarakat dan teman-teman mereka untuk membantu pemula yang baru belajar jadi pengusaha, maka dibawah naungan Internet Cerdas Indonesia, dirancanglah suatu master plan/konsep agar bisa menghadirkan fasilitas Toko Online bintang 5/premium ini menjadi terjangkau agar lebih murah dari sisi biaya. Harapannya semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjangkau teknologi ini untuk meningkatkan produktifitas ekonominya.

Tim R-TOM baru akan mengadakan SOFT LAUNCHING pada hari sabtu depan (3 Mei 2014), sebagai bentuk syukur mereka atas soft launching Raja Toko Online Murah / R-TOM ini, Tim R-TOM memberikan DISKON kepada 10 orang pertama, yang berhak mendapatkan harga sangat-sangat spesial untuk membuat toko onlinenya.  Hanya Rp: 550,000,-. Itu sudah termasuk semuanya, sampai Toko Online anda ON and Ready to Go!

Hanya 10 orang!

Biasanya anda harus merogoh koceh jutaan rupiah untuk mendapatkan Toko Online dengan standard kualitas tinggi seperti Toko Online yang mereka buat. Berita baiknya, 10 orang pertama akan mendapatkan harga super duper murah sebelum soft launching ini.

Namun kabar yang kurang baik, ada persyaratan khusus untuk mendapatkan DISKON Toko Online ini!

1. Belum memiliki toko fisik (kalau hanya sebatas rumah/kos-kosan tempat menyimpan barang tidak  masalah).

2. Belum pernah memiliki toko online

3. Diutamakan bagi pemula/newbie yang baru memiliki lapak/tempat jualan di facebook, toko bagus, dll

4. Berdomisili di Jawa Timur (ma’af ini kebijakan kami, teman-teman didaerah lain insyaAllah akan ada promo dilain waktu)

5. Belum pernah menolak promo lain dari kami, partner dan perusahaan mitra kami.

Jika anda memenuhi persyaratan di atas,

Segera DAFTAR dengan menghubungi kami via SMS  atau TELPON di: 0823 0234 0555 / 0878 1650 0555.

Bisa juga via email di: successgooo@gmail.com.

Sebelum melakukan pendaftaran, transfer biayanya sebesar Rp: 550.000,-

Ke Bank Muamalat. Atas Nama: Internet Cerdas Indonesia. No Rekening: 7330003128

Kemudian DAFTAR dengan Format:

KETIK: Nama # Alamat # Jenis Usaha # Rencana nama toko online anda # tanggal & jam transfer dana

KIRIM: Ke nomer ini: 0823 0234 0555 / 0878 1650 0555 atau via email.

Siapa cepat, dia yang beruntung. Kesempatan terbatas!

Salah satu contoh website yang Tim R-TOM buat ya Situbondo Mart ini sendiri yang sekarang bernilai Rp: 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) karena traffik, dan buyer targetednya. Setiap minggunya ada puluhan transaksi via website ini. Produk-produk dari Situbondo Mart telah dikirim kelebih dari 10 profinsi. Mulai Aceh sampai Papua. Lebih jelasnya buka saja langsung di: www.SitubondoMart.com (desain masing-masing toko online akan berbeda menyesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan)

Mungkin anda masih merasa tidak butuh toko online,

buat apa?

apa untungnya buat saya?

yang penting saya bisa jualan, di facebook, toko bagus, atau dilapak-lapak kaki lima.

Oke! jika anda masih berfikir demikian ya tidak masalah, teruskan saja.

Nanti setelah fikiran anda berada dilevel yang lebih maju anda akan menyadari bahwa yang paling penting dalam berusaha/bisnis adalah kepercayaan. Kepercayaan itu timbul jika anda memiliki toko yang resmi, dan toko online profesional adalah salah satunya.

Disaat orang banyak khawatir/ takut tertipu karena berbagai penawaran, apalagi saat ini orang dengan mudah menawarkan barang dengan harga yang sangat miring, maka anda telah mengambil jalan yang tepat dengan membuat Toko Online yang resmi, lalu mengelolanya dengan baik.

Bahkan jika anda sudah punya toko fisik sekalipun, akan menjadi nilai tambah bagi anda dan bisnis anda jika telah memiliki Toko Online Profesional. Jika anda belajar ILMU MARKETING, anda akan tahu bahwa mempermudah konsumen untuk mendapatkan barang yang diinginkannya adalah nilai tambah. dan Toko Online adalah media yang sangat tepat.

Mumpung ada kesempatan, Amankan Toko Online anda sekarang!

Persembahan:

Tim R-TOM (www.RajaTokoOnlineMurah.com)

Didukung oleh:

1. Komunitas dan Lembaga Pendidikan Internet Cerdas Indonesia

2. CV. Putra Indonesia

3. ZhiBond

4. Rahmat Saputra

5. Media Islam Online – Cyber Dakwah

6. Situbondo Mart – Jual Beli Aman, Nyaman & Lancar

7. Peduli Gadis Kecilku, dll

.

Sumber: Situbondo Mart

By http://m.facebook.com/elang

Dikutip: http://m.cyberdakwah.com/2014/05/soft-launching-dan-diskon-super-duper-murah-bagi-10-pendaftar/

Terbitan: 01/05/2014

Al Kisah Seorang Pemuda Dan Bidadari

Al Kisah Seorang Pemuda Dan Bidadari

SEORANG PEMUDA DAN BIDADARI

Abdul Wahid bin Zaid berkata, "Ketika kami sedang duduk-duduk di majlis kami, aku pun sudah siap dengan pakaian perangku, karena ada komando untuk bersiap-siap sejak Senin pagi. Kemudian saja ada seorang laki- laki membaca ayat, (artinya) "Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan memberi Surga." (At-Taubah: 111). Aku menyambut, "Ya, kekasihku."

Laki-laki itu berkata, "Aku bersaksi kepadamu wahai Abdul Wahid, sesungguhnya aku telah menjual jiwa dan hartaku dengan harapan aku memperoleh Surga."

Aku menjawab, "Sesungguhnya ketajaman pedang itu melebihi segala-galanya. Dan engkau sajalah orang yang aku sukai, aku khawatir manakala engkau tidak mampu bersabar dan tidak mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini."

Laki-laki itu berkata, "Wahai Abdul Wahid, aku telah berjual beli kepada Allah dengan harapan mendapat Surga, mana mungkin jual beli yang aku persaksikan kepadamu itu akan melemah." Dia berkata, "Nampaknya aku memprihatinkan kemampuan kami semua, …kalau orang kesayanganku saja mampu berbuat, apakah kami tidak?" Kemudian lelaki itu menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah kecuali seekor kuda, senjata dan sekedar bekal untuk perang. Ketika kami telah berada di medan perang dialah laki-laki pertama kali yang tiba di tempat tersebut. Dia berkata, "Assalamu ’alaika wahai Abdul Wahid," Aku menjawab, "Wa’alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh, alangkah beruntungnya perniagaan ini." Kemudian kami berangkat menuju medan perang, lelaki tersebut senantiasa berpuasa di siang hari dan qiyamullail pada malam harinya melayani kami dan menggembalakan hewan ternak kami serta menjaga kami ketika kami tidur, sampai kami tiba di wilayah Romawi.

Ketika kami sedang duduk-duduk pada suatu hari, tiba- tiba dia datang sambil berkata, "Betapa rindunya aku kepada bidadari bermata jeli." Kawan-kawanku berkata, "Sepertinya laki-laki itu sudah mulai linglung." Dia mendekati kami lalu berkata, "Wahai Abdul Wahid, aku sudah tidak sabar lagi, aku sangat rindu pada bidadari bermata jeli." Aku bertanya, "Wahai saudaraku, siapa yang kamu maksud dengan bidadari bermata jeli itu." Laki-laki itu menjawab, "Ketika itu aku sedang tidur, tiba-tiba aku bermimpi ada seseorang datang menemuiku, dia berkata, ’Pergilah kamu menemui bidadari bermata jeli.’ Seseorang dalam mimpiku itu mendorongku untuk menuju sebuah taman di pinggir sebuah sungai yang berair jernih. Di taman itu ada beberapa pelayan cantik memakai perhiasan sangat indah sampai-sampai aku tidak mampu mengungkapkan keindahannya.

Ketika para pelayan cantik itu melihatku, mereka memberi kabar gembira sambil berkata, ’Demi Allah, suami bidadari ber-mata jeli itu telah tiba.’ Kemudian aku berkata, ’Assalamu Alaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Pelayan cantik itu menjawab, ’Tidak, kami sekedar pelayan dan pembantu bidadari bermata jeli. Silahkan terus!’

Aku pun meneruskan maju mengikuti perintahnya, aku tiba di sebuah sungai yang mengalir air susu, tidak berubah warna dan rasanya, berada di sebuah taman dengan berbagai perhiasan. Di dalamnya juga terdapat pelayan bidadari cantik dengan mengenakan berbagai perhiasan. Begitu aku melihat mereka aku terpesona. Ketika mereka melihatku mereka memberi kabar gembira dan berkata kepadaku, ’Demi Allah telah datang suami bidadari bermata jeli.’ Aku bertanya, "Assalamualaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’

Mereka menjawab, Waalaikassalam wahai waliyullah, kami ini sekedar budak dan pelayan bidadari bermata jeli, silahkan terus.’ Aku pun meneruskan maju, ternyata aku berada di sebuah sungai khamr berada di pinggir lembah, di sana terdapat bidadari-bidadari sangat cantik yang membuat aku lupa dengan kecantikan bidadari-bidadari yang telah aku lewati sebelumnya. Aku berkata, ’Assalamu alaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Mereka menjawab, ’Tidak, kami sekedar pembantu dan pelayan bidadari bermata jeli, silahkan maju ke depan.’

Aku berjalan maju, aku tiba di sebuah sungai yang mengalirkan madu asli di sebuah taman dengan bidadari-bidadari sangat cantik berkilauan wajahnya dan sangat jelita, membuat aku lupa dengan kecantikan para bidadari sebelumnya. Aku bertanya, ’Assalamualaikunna, apakah di antara kalian ada bidadari bermata jeli?’ Mereka menjawab, ’Wahai waliyurrahman, kami ini pembantu dan pelayan bidadari jelita, silahkan maju lagi.’

Aku berjalan maju mengikuti perintahnya, aku tiba di sebuah tenda terbuat dari mutiara yang dilubangi, di depan tenda terdapat seorang bidadari cantik dengan memakai pakaian dan perhiasan yang aku sendiri tidak mampu mengungkapka keindahannya. Begitu bidadari itu melihatku dia memberi kabar gembira kepadaku dan memanggil dari arah tenda, ’Wahai bidadari bermata jeli, suamimu datang!’

Kemudian aku mendekati kemah tersebut lalu masuk. Aku mendapati bidadari itu duduk di atas ranjang yang terbuat dari emas, bertahta intan dan berlian. Begitu aku melihatnya aku terpesona sementara itu dia menyambutku dengan berkata, ’Selamat datang waliyurrahman, telah hampir tiba waktu kita bertemu.’ Aku pun maju untuk memeluknya, tiba-tiba ia berkata, ’Sebentar, belum saatnya engkau memelukku karena dalam tubuhmu masih ada ruh kehidupan. Tenanglah, engkau akan berbuka puasa bersamaku di kediamanku, Insya Allah. ’

Seketika itu aku bangun dari tidurku wahai Abdul Wahid. Kini aku sudah tidak bersabar lagi, ingin bertemu dengan bida-dari bermata jeli itu."

Abdul Wahid menuturkan, "Belum lagi pembicaraan kami (cerita tentang mimpi) selesai, kami mendengar pasukan musuh telah mulai menyerang kami, maka kamipun bergegas meng-angkat senjata begitu juga lelaki itu.

Setelah peperangan berakhir, kami menghitung jumlah para korban, kami menemukan 9 orang musuh tewas dibunuh oleh lelaki itu, dan ia adalah orang ke sepuluh yang terbunuh. Ketika aku melintas di dekat jenazahnya aku lihat, tubuhnya berlumuran darah sementara bibirnya tersenyum yang mengantarkan pada akhir hidupnya."

SUMBER : dinukil dari kitab, Tanbihul Ghafilin

By http://m.facebook.com/elang

Dikutip: http://www.sarkub.com/2014/kisah-seorang-pemuda-dan-bidadari/
Terbitan: 05/03/2014

Pemalsuan Wahabi Terhadap Riwayat Ibnu Abbas Tentang Penafsiran Istawa

Pemalsuan Wahabi Terhadap Riwayat Ibnu Abbas Tentang Penafsiran Istawa

Di antara perbedaan akidah Ahlussunnah Wal-Jama'ah dengan Salafi- Wahabi adalah tentang konsep keberadaan Allah SWT itu tanpa tempat atau bertempat. Ahlussunnah Wal-Jama'ah meyakini bahwa Allah ada tanpa tempat Sedangkan Salafi-Wahabi meyakini Allah bertempat di arasy. Di antara dasar yang digunakan oleh Salafi-Wahabi dalam meyakini Allah bertempat di 'arasy adalah beberapa ayat mutasyabihat dalam alQur'an yang menjelaskan Allah ber-istiwa' pada 'arasy, dimana mereka mengartikannya secara literal, dengan arti bersemayam Ahlussunnah Wal-Jama'ah menafsirkan istiua' tersebut dengan dua pendekatan. Pertama, pendekatan tafwidh yaitu menyerahkan makna yang sesungguhnya kepada Allah. Pendekatan ini diambil oleh mayoritas ulama Salaf. Kedua, pendekatan ta'wil, yaitu mengartikan istiwa' Allah dengan makna yang dapat dibenarkan secara bahasa, misalnya bermakna menguasai Pendekatan ini diambil oleh mayoritas ulama khalaf.

Penafsiran Salafi-Wahabi terhadap istawa dalam al-Qur'an dengan arti bersemayam dan bertempat, tidak memiliki dasar yang kuat, baik secara syar'i maupun secara logika. Al-Imam al-Baihaqi meriwayatkan dalam al-Asma' wa al-Shifat, melalui jalur sanad yang sangat lemah, bahwa Ibnu Abbas RA menafsirkan ayat istawa dengan bersemayam. Tetapi kemudian al-Baihaqi menjelaskan bahwa riwayat tersebut munkar atau dusta, karena diriwayatkan melalui beberapa perawi yang tidak dapat dijadikan hujjah dan pendusta. Selanjutnya Ibnu al-Qayyim dalam kitabnya Ijtima' al-Juyusy al-lslamiyyah, kitab yang ditulis untuk menghimpun pernyataan para ulama yang mendukung akidah kaum ghulat alhanabilah, mengutip penafsiran Ibnu Abbas tersebut dari al-Baihaqi dalam al-Asma' wa al-Shifat. Hanya saja, Ibnu al-Qayyim membuang penjelasan al-Baihaqi, bahwa riwayat tersebut munkar alias dusta dan palsu.

Keterangan dalam scan di atas:

(1) Ibnu al-Qayyim dalam kitab Ijtima' al- Juyusy al-lslamiyyah halaman 249, mengutip penafsiran Ibnu Abbas terhadap istawa dengan bersamayam, dari al-Baihaqi, tetapi membuang penjelasan al- Baihaqi bahwa riwayat tersebut dusta dan palsu.

(2) Al-Baihaqi dalam kitab al-Asma" wa al-Shifat, halaman 383-384, meriwayatkan dari Ibnu Abbas, yang menafsirkan istawa dengan istaqarra (bersemayam).

(3) Lalu al-Baihaqi menjelaskan bahwa riwayat dari Ibnu Abbas tersebut dusta, di dalam sanadnya terdapat Abu Shalih al-Kalbi dan Muhammad bin Marwari al-Suddi, dua perawi yang pendusta.

(M. Idrus Ramli)
Sumber: Bekal Pembela Ahlussunnah Wal-Jama'ah Menghadapi Radikalisme Salafi-Wahabi , hal. 65
abuumar.blogsunnah.com

By http://m.facebook.com/elang

Sumber: http://www.sarkub.com/2014/pemalsuan-wahabi-terhadap-riwayat-ibnu-abbas-tentang-penafsiran-istawa/
Terbitan: 27/02/2014

Mulai Hari Ini Brunei Terapkan Hukum Pidana Barbasis Syariah

Mulai Hari Ini Brunei Terapkan Hukum Pidana Barbasis Syariah

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah bakal menerapkan sistem hukum pidana berbasis ajaran Islam atau hukum syariah. Hukum tersebut bakal diterapkan mulai Kamis (1/5/2014) secara bertahap.

“Hari ini, dengan nama Allah dan bersyukur kepada-Nya, saya mengumumkan bahwa besok (hari ini), Kamis 1 Mei 2014, akan diberlakukan hukum syariah tahap satu, dan akan diterapkan secara bertahap,” ujar Sultan dalam pidatonya seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (30/4/2014).

Hukuman syariah tersebut bakal diterapkan secara bertahap. Bentuk hukuman itu di antaranya cambuk, memotong anggota badan sampai eksekusi mati dengan cara dirajam untuk beragam jenis kejahatan. Putusan ini tidak main-main, apalagi yang menerapkannya adalah penguasa mutlak Brunei.

Meski putusan didukung banyak anggota etnis mayoritas Melayu Muslim, hujan kritik sempat mengguyur Sultan atas penerapan hukuman tersebut. Tak cuma dari warga non-Muslim dan pengguna media sosial di Brunei, kritikan juga datang dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Melalui kantor hak asasi manusia, PBB mengaku prihatin atas ditetapkannya hukum syariah tersebut. Pasalnya, menurut PBB, hukuman rajam ataupun cambuk melanggar hukum internasional. Hukuman semacam itu diklasifikasikan sebagai penyiksaan, sadis, tidak manusiawi atau merendahkan hukuman lain.

Wakil Direktur Asia untuk Kantor Hak Asasi Manusia, Phil Robertson, mengibaratkan pemberlakuan hukuman tersebut seperti kembali ke abad pertengahan. “Ini seperti kembali ke abad pertengahan. Ini merupakan sebuah langkah besar HAM di Brunei dan jauh keluar dari abad 21,” ujar Phil.

Namun, Sultan pun menjawab kritikan itu. Sultan memerintahkan kritik itu dihentikan hingga akhirnya mereka tak berkutik. “Teori menyatakan bahwa hukum Allah itu kejam dan tidak adil, tapi Allah sendiri telah mengatakan bahwa hukum itu memang adil,” kata Sultan menjawab kritikan itu.

Para pejabat telah berusaha meredakan kekhawatiran. Mereka mengatakan, untuk memutuskan hukuman, diperlukan bukti yang sangat akurat. Hakim pun memiliki diskresi yang luas untuk menghindari hukuman syariah.
       
By http://m.facebook.com/elang

Sumber: http://m.cyberdakwah.com/2014/05/mulai-hari-ini-brunei-terapkan-hukum-pidana-barbasis-syariah/
Terbitan: 01/05/2014

Inilah Daftar Hari Penting di Indonesia

Inilah Daftar Hari Penting di Indonesia

Hari Raya
Yang tidak tercantum tanggalnya berarti setiap tahun diperingati berubah-ubah tanggalnya.

1 Januari: Tahun baru Masehi
Maulid Nabi Muhammad SAW (Islam)
Tahun Baru Imlek (kalender Tionghoa)
Nyepi (Hindu)
Jumat Agung (Kristen)
Paskah (Kristen) — selalu bertepatan dengan hari Minggu
Kenaikan Yesus Kristus (Kristen)
Waisak (Buddha)
Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Islam)
17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
Idul Fitri (Islam)
Idul Adha (Islam)
Tahun Baru Hijriyah (Islam)
25 Desember: Natal (Kristen)
Januari
3 Januari: Hari Departemen Agama Republik Indonesia[1]
5 Januari: Hari Korps Wanita Angkatan Laut[1]
10 Januari: Hari Gerakan Satu Juta Pohon[1]
10 Januari: Hari Tritura[1]
15 Januari: Hari Peristiwa Laut dan Samudera atau Hari Dharma Samudera[2]
25 Januari: Hari Gizi dan Makanan[3]
25 Januari: Hari Kusta Internasional[4]
Februari
5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh
9 Februari: Hari Kavaleri
9 Februari: Hari Pers Nasional[5]
14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
20 Februari: Hari Pekerja Indonesia[6]
22 Februari: Hari Istiqlal
28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia
Maret

Prangko peringatan Hari Filateli Indonesia

1 Maret: Hari Kehakiman Nasional
1 Maret: Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta
6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
8 Maret: Hari Wanita/Perempuan Internasional
9 Maret: Hari Musik Nasional
10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)
11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
21 Maret: Hari Sindrom Down[rujukan?]
22 Maret: Hari air sedunia[rujukan?]
23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api
27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional (bahasa Inggris: Women International Club Day – WIC)
29 Maret: Hari Filateli Indonesia
30 Maret: Hari Film Nasional
April

Prangko peringatan Konferensi Asia Afrika

1 April: Hari Bank Dunia
1 April: Hari April Fool’s Day
1 April: Hari Marketing Indonesia (HAMARI)
6 April: Hari Nelayan Nasional
7 April: Hari Kesehatan Internasional
9 April: Hari Penerbangan Nasional[7]
9 April: Hari TNI Angkatan Udara
12 April: Hari Bawa Bekal Nasional[8]
15 April: Hari Zeni (?)
16 April: Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
18 April: Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika
19 April: Hari Pertahanan Sipil (Hansip)
20 April: Hari Konsumen Nasional[9]
21 April: Hari Kartini
22 April: Hari Bumi
23 April: Hari Buku
24 April: Hari Angkutan Nasional
24 April: Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April: Hari Permasyarakatan Indonesia
Mei
1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
1 Mei: Hari Buruh Sedunia
2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)[10]
3 Mei: Hari Surya
5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
11 Mei: Hari POM – TNI (?)
15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta)
17 Mei: Hari Buku Nasional
19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional[11]
21 Mei: Hari Peringatan Reformasi
29 Mei: Hari Keluarga
31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Juni

Prangko peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia

1 Juni: Hari Lahir Pancasila
1 Juni: Hari Anak-anak Sedunia
1 Juni: Hari Susu Nusantara[12]
3 Juni: Hari Pasar Modal Indonesia
5 Juni: Hari Lingkungan Hidup Sedunia
15 Juni: Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN[13]
17 Juni: Hari Dermaga
21 Juni: Hari Krida Pertanian
22 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1527)
24 Juni: Hari Bidan Nasional
26 Juni: Hari Anti Narkoba Sedunia
29 Juni: Hari Keluarga Berencana
29 Juni: Hari Skateboard Sedunia
Juli

Prangko peringatan Hari Anak Nasional

1 Juli: Hari Bhayangkara
1 Juli: Hari Buah
5 Juli: Hari Bank Indonesia
9 Juli: Hari Satelit Palapa
12 Juli: Hari Koperasi
15 Juli: Hari PT. Askes (Persero)
22 Juli: Hari Kejaksaan
23 Juli: Hari Anak Nasional
23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati
Agustus

Prangko peringatan 100 Tahun Gerakan Kepanduan
5 Agustus: Hari Dharma Wanita Nasional
8 Agustus: Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus: Hari Veteran Nasional
10 Agustus: Hari Kebangkitan Teknologi Nasional[14]
12 Agustus: Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
13 Agustus: Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus: Hari Pramuka
17 Agustus: Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (sejak tahun 1945)
18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia (sejak tahun 1945)
19 Agustus: Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus: Hari Maritim Nasional
24 Agustus: Hari Pertelevisian Nasional (TVRI, RCTI & SCTV)
September
1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan)
4 September: Hari Pelanggan Nasional[rujukan?]
8 September: Hari Aksara
8 September: Hari Pamong Praja
9 September: Hari Olahraga Nasional[15]
11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
11 September: Hari Peringatan Serangan 11 September 2001
17 September: Hari Perhubungan Nasional
21 September: Hari Perdamaian Dunia[16]
24 September: Hari Tani
26 September: Hari Statistik
27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September: Hari Kereta Api
28 September: Hari Hak Untuk Tahu
29 September: Hari Sarjana Nasional
30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965
Oktober
1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila
2 Oktober: Hari Batik Nasional[17]
3 Oktober: Hari Arsitektur Dunia-World Architecture Day UIA
3 Oktober: Hari Kretek Nasional
5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
9 Oktober: Hari Surat Menyurat Internasional
10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa
15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia[18]
16 Oktober: Hari Pangan Sedunia
24 Oktober: Hari Dokter Nasional
24 Oktober: Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober: Hari Listrik Nasional[19]
27 Oktober: Hari Blogger Nasional[20]
28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober: Hari Keuangan[21]
November

Prangko peringatan Hari Guru

3 November: Hari Kerohanian
5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional[22]
8 November: Hari Tata Ruang Nasional [23]
10 November: Hari Pahlawan
10 November: Hari Ganefo
12 November: Hari Ayah Nasional
12 November: Hari Kesehatan Nasional
14 November: Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November: Hari Diabetes Sedunia
21 November: Hari Pohon
22 November: Hari Perhubungan Darat
25 November: Hari Guru[24]
28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia[25]
29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)
Desember
1 Desember: Hari AIDS Sedunia
4 Desember: Hari Artileri
3 Desember: Hari Cacat
9 Desember: Hari Armada, Hari Anti Korupsi
10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember: Hari Transmigrasi
13 Desember: Hari Nusantara[26]
15 Desember: Hari Infanteri[rujukan?]
19 Desember: Hari Bela Negara [27]
20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional[28]
22 Desember: Hari Ibu Nasional
22 Desember: Hari Sosial
22 Desember: Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
25 Desember: Hari Natal

By http://m.facebook.com/elang

Sumber: http://m.cyberdakwah.com/2014/05/inilah-daftar-hari-penting-di-indonesia/
Terbitan: 01/05/2014

Selasa, 29 April 2014

Ilmu Tauhid : Jadi Penegak Tauhid dengan 50 Aqidah Aswaja

Ilmu Tauhid : Jadi Penegak Tauhid dengan 50 Aqidah Aswaja

Ilmu Tauhid adalah ilmu yang sangat penting untuk dipelajari dan hukum mempelajari ilmu tauhid dengan dalil-dalilnya secara global adalah wajib. Dengan mempelajari ilmu tauhid, seseorang akan mengetahui siapa Allah dan siapa Rasul-NYA sehingga mampu mendudukkan secara benar siapa Tuhan yang wajib bagi kita beribadah hanya kepada-NYA dan siapa utusan-NYA sebagai makhluk-NYA. Dengan kata lain, seseorang yang sudah mempelajari ilmu Tauhid tidak akan salah menyembah atau beribadah kepada makhluk karena sudah mengenal secara pasti siapa Tuhan yang sesungguhnya dan hanya satu-satunya, yaitu Allah Subhanahu wa ta’ala.

Berkaitan dengan tuduhan bahwa kaum Aswaja yang mengagungkan Nabi Muhammad Saw menjadi musyrik, maka tuduhan itu sungguh ngawur. Karena faktanya umat Islam sejak zaman dahulu sampai hari ini tidak pernah ada sejarahnya menjadikan Nabi Muhmmad sebagai Tuhan. Hal ini tidak akan terjadi, sebab umat Islam tahu pasti siapa Tuhan satu-satunya, yaitu Allah Swt. Ditambah dengan mempelajari Ilmu Tauhid maka akan semakin mengenal siapa Allah dan siapa Nabi Muhammad sebgai makhluk dan utusan-NYA.
50 AQIDAH ASAWAJA (AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH) yang Akan Menjadikan Anda Seorang Penegak Tauhid
Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah (ASWAJA) terdiri dari 50 aqidah, di mana yang 50 aqidah ini dimasukkan ke dalam 2 kelompok besar, yaitu:
1. Aqidah Ilahiyyah (عقيدة الهية) dan
2. Aqidah Nubuwwiyah (عقيدة نبوية)
Adapun Aqidah Ilahiyyah terdiri dari 41 sifat, yaitu:
a. 20 sifat yang wajib bagi Allah swt: wujud (وجود), qidam (قدم), baqa (بقاء), mukhalafah lil hawaditsi (مخالفة للحوادث), qiyamuhu bin nafsi (قيامه بالنفس), wahdaniyyat (وحدانية), qudrat (قدرة), iradat (ارادة), ilmu (علم), hayat (حياة), sama’ (سمع), bashar (بصر), kalam (كلام), kaunuhu qadiran (كونه قديرا), kaunuhu muridan (كونه مريدا), kaunuhu ‘aliman (كونه عليما), kaunuhu hayyan (كونه حيا), kaunuhu sami’an (كونه سميعا), kaunuhu bashiran (كونه بصيرا), dan kaunuhu mutakalliman (كونه متكلما).
b. 20 sifat yang mustahil bagi Allah swt: ‘adam (tidak ada), huduts (baru), fana’ (rusak), mumatsalah lil hawaditsi (menyerupai makhluk), ‘adamul qiyam bin nafsi (tidak berdiri sendiri), ta’addud (berbilang), ‘ajzu (lemah atau tidak mampu), karohah (terpaksa), jahlun (bodoh), maut, shamam (tuli), ‘ama (buta), bukmun (gagu), kaunuhu ‘ajizan, kaunuhu karihan, kaunuhu jahilan (كونه جاهلا), kaunuhu mayyitan (كونه ميتا), kaunuhu ashamma (كونه أصم), kaunuhu a’ma (كونه أعمى), dan kaunuhu abkam (كونه أبكم).
c. 1 sifat yang ja’iz bagi Allah swt.

Aqidah Nubuwwiyah terdiri dari 9 sifat, yaitu:
a. 4 sifat yang wajib bagi para Nabi dan Rasul: siddiq (benar), tabligh (menyampaikan), Amanah, dan fathanah (cerdas).
b. 4 sifat yang mustahil bagi para Nabi dan Rasul: kidzib (bohong), kitman (menyembunyikan), khianat, dan baladah (bodoh).
c. 1 sifat yang ja’iz bagi para Nabi dan Rasul.
*****

I. DALIL-DALIL SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT:
1. Dalil sifat Wujud (Maha Ada): QS Thaha ayat 14, QS Ar-Rum ayat 8, dsb.
2. Dalil sifat Qidam (Maha Dahulu): QS Al-Hadid ayat 3.
3. Dalil sifat Baqa (Maha Kekal): QS Ar-Rahman ayat 27, QS Al-Qashash ayat 88.
4. Dalil sifat Mukhalafah lil Hawaditsi (Maha Berbeda dengan Makhluk): QS Asy-Syura ayat 11, QS Al-Ikhlas ayat 4.
5. Dalil sifat Qiyamuhu bin Nafsi (Maha Berdiri Sendiri): QS Thaha ayat 111, QS Fathir ayat 15.
6. Dalil sifat Wahdaniyyat (Maha Tunggal / Esa): QS Az-Zumar ayat 4, QS Al-Baqarah ayat 163, QS Al-Anbiya’ ayat 22, QS Al-Mukminun ayat 91, dan QS Al-Isra’ ayat 42-43.
7. Dalil sifat Qudrat (Maha Kuasa): QS An-Nur ayat 45, QS Fathir ayat 44.
8. Dalil sifat Iradat (Maha Berkehendak): QS An-Nahl ayat 40, QS Al-Qashash ayat 68, QS Ali Imran ayat 26, QS Asy-Syura ayat 49-50.
9. Dalil sifat Ilmu (Maha Mengetahui): QS Al-Mujadalah ayat 7, QS At-Thalaq ayat 12, QS Al-An’am ayat 59, dan QS Qaf ayat 16.
10. Dalil sifat Hayat (Maha Hidup): QS Al-Furqan ayat 58, QS Ghafir ayat 65, dan QS Thaha 111.
11 & 12. Dalil sifat Sama’ (Maha Mendengar) dan Bashar (Maha Melihat): QS Al-Mujadalah ayat 1, QS Thaha ayat 43-46.
13. Dalil sifat Kalam (Maha Berfirman): QS An-Nisa ayat 164, QS Al-A’raf ayat 143, dan QS Asy-Syura ayat 51.

Dua puluh sifat yang wajib bagi Allah tersebut di atas dibagi kepada 4 bagian, yaitu:
1. Sifat Nafsiyyah. Artinya: Sifat yang tidak bisa difahami Dzat Allah tanpa adanya sifat. Sifat Nafsiyyah ini hanya satu sifat, yaitu: sifat wujud.
2. Sifat Salbiyyah. Artinya: Sifat yang tidak pantas adanya di Dzat Allah swt. Sifat Salbiyyah ini jumlahnya ada lima sifat, yaitu: Qidam, Baqa, Mukhalafah lil Hawaditsi, Qiyamuhu bin Nafsi, dan Wahdaniyyah.
3. Sifat Ma’ani. Artinya: Sifat yang tetap dan pantas di Dzat Allah dengan kesempurnaan-Nya. Sifat Ma’ani ini jumlahnya ada tujuh sifat, yaitu: Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama’, Bashar, dan Kalam.
4. Sifat Ma’nawiyyah. Artinya: Sifat yang merupakan cabang dari sifat Ma’ani. Sifat Ma’nawyyah ini jumlahnya ada tujuh sifat, yaitu: Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu ‘Aliman, Kaunuhu Hayyan, Kaunuhu Sami’an, Kaunuhu Bashiran, dan Kaunuhu Mutakalliman.
*****

II. DALIL-DALIL SIFAT JA’IZ BAGI ALLAH
a. QS Al-Qashash ayat 68
b. QS Al-Imran ayat 26
c. QS Al-Baqarah ayat 284

CATATAN PENTING Tentang Ilmu Tauhid:
Pokok-pokok Ilmu Tauhid (مبادئ علم التوحيد):
1. Definisi Ilmu Tauhid (حده):
Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat Allah dan para rasul-Nya, baik sifat-sifat yang wajib, mustahil maupun ja’iz, yang jumlah semuanya ada 50 sifat. Sifat yang wajib bagi Allah ada 20 sifat dan sifat yang mustahil ada 20 sifat serta sifat yang ja’iz ada 1 sifat. Begitupula sifat yang wajib bagi para rasul ada 4 sifat (sidiq. tabligh, amanah, dan fathanah) dan sifat yang mustahil ada 4 sifat (kidzb / bohong, kitman / menyembunyikan, khianat, dan bodoh) serta sifat yang ja’iz ada 1 sifat. 50 sifat ini dinamakan “Aqidatul Khomsin / عقيدة الخمسين “. Artinya: Lima puluh Aqidah.
2. Objek atau Sasaran Ilmu Tauhid (موضوعه): Dzat Allah dan sifat-sifat Allah.
3. Pelopor atau Pencipta Ilmu Tauhid (واضعاه): Imam Abul Hasan Al-Asy’ari (260 H – 330 H / 873 M – 947 M ) dan Imam Abul Manshur Al-Mathuridi ( 238 – 333 H / 852 – 944 M ).
4. Hukum Mempelajari Ilmu Tauhid (حكمه): Wajib ‘ain dengan dalil ijmali (global) dan wajib kifayah dengan dalil tafshili.
5. Nama Ilmu Tauhid (اسمه): Ilmu Tauhid, Ilmu Ushuluddin, Ilmu Kalam dan Ilmu ‘Aqa’id.
6. Hubungan Ilmu Tauhid dengan Ilmu-ilmu lain (نسبته): Asal untuk ilmu-ilmu agama dan cabang untuk ilmu selainnya.
7. Masalah-masalah Ilmu Tauhid (مسائله): Sifat-sifat wajib, mustahil, dan ja’iz bagi Allah swt dan para Rasul-Nya.
8. Pengambilan Ilmu Tauhid (استمداده): Diambil dari Al-Qur’an, Al-Hadits, dan akal yang sehat.
9. Faedah Ilmu Tauhid (فائدته): Supaya sah melakukan amal-amal sholeh di dunia.
10. Puncak Mempelajari Ilmu Tauhid (غايته): Memperoleh kebahagian, baik di dunia maupun akherat dan mendapat ridha dari Allah swt serta mendapat tempat di surga.
Wallahu a’lam….

Oleh: KH Thobary Syadzily

Dikutip: Islaminstitute.com
Posted by: Admin  Mar 13, 2014 in

Rahasia Tidur Gus Dur tapi Tetap Sadar

Al Kisah: Rahasia Tidur Gus Dur tapi Tetap Sadar

Jakarta: Soal Gus Dur ditengah-tengah acara dan ketika gilirannya bicara tetap bisa nyambung dalam konteks yang dibicarakan sebelumnya telah membuat heran banyak orang.

Berbagai analisis pun dilakukan, ada yang menganggap ini bukti ilmu linuwih dari Gus Dur sementara yang lain beralasan Gus Dur hanya menduga-duga arah pembicaraan sebelumnya, lalu menyambungkannya. Mereka beralasan ini hanya soal kecerdasan saja, tak ada hubungannya dengan sesuatu yang sifatnya supra natural, apalagi Gus Dur sudah tahu watak orang sehingga bisa memperkirakan arah pembicaraan, ditambah bacaannya banyak, sehingga klop.

Lalu bagaimana jika tema yang dibicarakan sebuah persoalan penting yang tak ada dalam wacana keilmuan, sebuah persoalan kongkrit yang harus dipecahkan bersama?

H Ahmad Bagdja, sekjen PBNU era Gus Dur juga memiliki kisah soal tidur Gus Dur ini ketika memenuhi undangan Wapres Try Sutrisno untuk dimintai masukan pendirian masjid agung Al Akbar Surabaya. Datang memenuhi undangan Rais Aam KH Ilyas Ruhiyat, Gus Dur, Bagdja dan KH Imron Hamzah, rais syuriyah PWNU Jatim.

Ketika Try Sutrisno sedang berbicara, ia melihat Gus Dur tertidur. Karena duduk bersebelahan, lalu Gus Dur dibangunkan, digerak-gerakkan tangannya. Lalu tapi Gus Dur berbisik, “Ya, saya denger kok”

“Tapi ketika giliran Gus Dur bicara, memang bisa nyambung,” kata Bagdja.

Dilain waktu setelah kejadian tersebut, Bagdja pun memberi saran kepada Gus Dur bagaimana agar ketika tertidur, posisi badannya tidak seperti orang yang sedang tidur, atau sebenarnya sedang mendengarkan, tetapi terlihat seperti orang sedang mengantuk, karena bisa membuat suasana tidak enak.

Tapi Gus Dur pun menjawab, “Ente ngak ngerti ilmunya, ada caranya. Ini persoalan membangun kesadaran saja, yang bisa dilatih.”

Ilmu ini, kata Gus Dur, penting untuk bisa istirahat kapan saja. Tidur bagi Gus Dur bukan berarti kehilangan kesadaran.

Sejauh ini, belum ada orang yang mewarisi ilmu Gus Dur yang satu ini dan kalau memang bisa dilatih, bagaimana prosesnya, Gus Dur tak menjelaskan.

“Kalau pun bisa, belum tentu ada yang berani tidur ditengah-tengah acara,” tandasnya.

Penulis: Mukafi Niam

Dikutip: NU ONLINE
Terbitan: (Rabu, 08/02/2012 09:14)

Sabtu, 26 April 2014

Kecanduan Pornografi sebabkan Disfungsi Seksual

Kecanduan Pornografi sebabkan Disfungsi Seksual

Ellangbassasnawawi.blogspot.com

Dunia internet memang menggoda, juga merupakan surga bagi pecandu hal-hal haram seperti pornografi, mulai dari foto hingga video porno dapat diakses dan diunduh dengan bebas di internet. Tapi peminat konten-konten haram itu perlu berfikir dua kali menjadi candu pornografi, atau kualitas hidup akan menurun secara perlahan.

Dilansir dari Metro, para ilmuwan mengatakan, mengonsumsi pornografi membuat seseorang semakin jauh dari dunia nyata. Ahli kesehatan seksual, Harry Fisch, mengungkapkan dalam buku terbarunya yang berjudul The New Naked bahwa menikmati porno dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Saat menyaksikan film porno misalnya, seseorang akan masuk ke dalam pusaran kecanduan yang berbahaya. Mungkin ia akan terangsang dengan itu, tapi akan lebih sulit terangsang dalam kehidupan nyata. Ini adalah berita buruk bagi istri tercinta di rumah.

"Menonton porno dan masturbasi, setara dengan makanan cepat saji. Ini adalah kepuasan instan, sama seperti ketika Anda menikmati nachos dan kentang goreng," kata Harry Fisch.

Tapi ini tak berlaku untuk semua penikmat porno, kata Harry, mereka yang mengalaminya adalah yang benar-benar sudah kecanduan. Pada dasarnya, cara untuk menanggulangi ini adalah dengan menjauhi laptop atau PC sebelum tidur. (umi)

Sumber : http://life.viva.co.id ; ilustrasi gambar: google

By https://m.facebook.com/elang

Terbitan: https://m.facebook.com/nahdlatululamaahlussunnahwaljamaah

Pengembangan: https://m.facebook.com/Newsinformationindonesia

Simak: https://m.facebook.com/groups/732231473482366?ref=bookmark

Dikutip Muslimmedianews.com

Lihat www.nu.or.id
Lihat pula http://sendang-karangampel.blogspot.com

Kamis, 24 April 2014

Polisi Bongkar Pabrik

PADI MERUPAKAN MAKANAN POKOK DARIPADA MANUSIA

PADI MERUPAKAN MAKANAN POKOK DARIPADA MANUSIA

Ellang

Padi (bahasa latin: Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar. Padi diduga berasal dari India atau Indocina dan masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM. [1]

Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua serealia, setelah jagung dan gandum. Namun demikian, padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia.

Hasil dari pengolahan padi dinamakan beras.

Ciri ciriSunting
Padi termasuk dalam suku padi-padian atau poaceae. Terna semusim,berakar serabut,batang sangat pendek,struktur serupa batang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang daun sempurna dengan pelepah tegak,daun berbentuk lanset,warna hijau muda hingga hijau tua,berurat daun sejajar,tertutupi oleh rambut yang pendek dan jarang,bagian bunga tersusun majemuk,tipe malai bercabang,satuan bunga disebut floret yang terletak pada satu spikelet yang duduk pada panikula,tipe buah bulir atau kariopsis yang tidak dapat dibedakan mana buah dan bijinya,bentuk hampir bulat hingga lonjong,ukuran 3mm hingga 15mm,tertutup oleh palea dan lemma yang dalam bahasa sehari-hari disebut sekam,struktur dominan padi yang biasa dikonsumsi yaitu jenis enduspermium.

ReproduksiSunting
Setiap bunga padi memiliki enam kepala sari (anther) dan kepala putik (stigma) bercabang dua berbentuk sikat botol.Kedua organ seksual ini umumnya siap bereproduksi dalam waktu yang bersamaan.Kepala sari kadang-kadang keluar dari palea dan lemma jika telah masak. Dari segi reproduksi,padi merupakan tanaman berpenyerbukan sendiri,karena 95% atau lebih serbuk sari membuahi sel telur tanaman yang sama. Setelah pembuahan terjadi,zigot dan inti polar yang telah dibuahi segera membelah diri.Zigot berkembang membentuk embrio dan inti polar menjadi endosperm.Pada akhir perkembangan,sebagian besar bulir padi mengadung pati dibagian endosperm.Bagi tanaman muda,pati dimanfaatkan sebagai sumber gizi.

Genetika dan pemuliaanSunting
Satu set genom padi terdiri atas 12 kromosom. Karena padi adalah tanaman diploid, maka setiap sel padi memiliki 12 pasang kromosom (kecuali sel seksual).

Padi merupakan organisme model dalam kajian genetika tumbuhan karena dua alasan: kepentingannya bagi umat manusia dan ukuran kromosom yang relatif kecil, yaitu 1.6~2.3 × 108 pasangan basa (base pairs, bp)[2]. Sebagai tanaman model, genom padi telah disekuensing, seperti juga genom manusia.

Perbaikan genetik padi telah berlangsung sejak manusia membudidayakan padi. Dari hasil tindakan ini orang mengenal berbagai macam ras lokal, seperti 'Rajalele' dari Klaten atau 'Pandanwangi' dari Cianjur di Indonesia atau 'Basmati Rice' dari India utara. Orang juga berhasil mengembangkan padi lahan kering (padi gogo) yang tidak memerlukan penggenangan atau padi rawa yang mampu beradaptasi terhadap kedalaman air rawa yang berubah-ubah. Di negara lain dikembangkan pula berbagai tipe padi.

Pemuliaan padi secara sistematis baru dilakukan sejak didirikannya IRRI di Filipina sebagai bagian dari gerakan modernisasi pertanian dunia yang dijuluki sebagai Revolusi Hijau. Sejak saat itu muncullah berbagai kultivar padi dengan daya hasil tinggi untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia. Dua kultivar padi modern pertama adalah 'IR5' dan 'IR8' (di Indonesia diadaptasi menjadi 'PB5' dan 'PB8'). Walaupun hasilnya tinggi tetapi banyak petani menolak karena rasanya tidak enak (pera). Selain itu, terjadi wabah hama wereng coklat pada tahun 1970-an.

Ribuan persilangan kemudian dirancang untuk menghasilkan kultivar dengan potensi hasil tinggi dan tahan terhadap berbagai hama dan penyakit padi. Pada tahun 1984 pemerintah Indonesia pernah meraih penghargaan dari PBB (FAO) karena berhasil meningkatkan produksi padi hingga dalam waktu 20 tahun dapat berubah dari pengimpor padi terbesar dunia menjadi negara swasembada beras. Prestasi ini tidak dapat dilanjutkan dan baru kembali pulih sejak tahun 2007.

Hadirnya bioteknologi dan rekayasa genetika pada tahun 1980-an memungkinkan perbaikan kualitas nasi. Sejumlah tim peneliti di Swiss mengembangkan padi transgenik yang mampu memproduksi toksin bagi hama pemakan bulir padi dengan harapan menurunkan penggunaan pestisida. IRRI, bekerja sama dengan beberapa lembaga lain, merakit "Padi emas" (Golden Rice) yang dapat menghasilkan provitamin A pada berasnya, yang diarahkan bagi pengentasan defisiensi vitamin A di berbagai negara berkembang. Suatu tim peneliti dari Jepang juga mengembangkan padi yang menghasilkan toksin bagi bakteri kolera[3]. Diharapkan beras yang dihasilkan padi ini dapat menjadi alternatif imunisasi kolera, terutama di negara-negara berkembang.

Sejak tahun 1970-an telah diusahakan pengembangan padi hibrida, yang memiliki potensi hasil lebih tinggi. Karena biaya pembuatannya tinggi, kultivar jenis ini dijual dengan harga lebih mahal daripada kultivar padi yang dirakit dengan metode lain.

Selain perbaikan potensi hasil, sasaran pemuliaan padi mencakup pula tanaman yang lebih tahan terhadap berbagai organisme pengganggu tanaman (OPT) dan tekanan (stres) abiotik (seperti kekeringan, salinitas, dan tanah masam). Pemuliaan yang diarahkan pada peningkatan kualitas nasi juga dilakukan, misalnya dengan perancangan kultivar mengandung karoten (provitamin A).

Keanekaragaman genetik
Hingga sekarang ada dua spesies padi yang dibudidayakan manusia secara massal: Oryza sativa yang berasal dari Asia dan O. glaberrima yang berasal dari Afrika Barat.

Pada awal mulanya O. sativa dianggap terdiri dari dua subspesies, indica dan japonica (sinonim sinica). Padi japonica umumnya berumur panjang, postur tinggi namun mudah rebah, lemmanya memiliki "ekor" atau "bulu" (Ing. awn), bijinya cenderung membulat, dan nasinya lengket. Padi indica, sebaliknya, berumur lebih pendek, postur lebih kecil, lemmanya tidak ber-"bulu" atau hanya pendek saja, dan bulir cenderung oval sampai lonjong. Walaupun kedua anggota subspesies ini dapat saling membuahi, persentase keberhasilannya tidak tinggi. Contoh terkenal dari hasil persilangan ini adalah kultivar 'IR8', yang merupakan hasil seleksi dari persilangan japonica (kultivar 'Deegeowoogen' dari Formosa) dengan indica (kultivar 'Peta' dari Indonesia). Selain kedua varietas ini, dikenal varietas minor javanica yang memiliki sifat antara dari kedua tipe utama di atas. Varietas javanica hanya ditemukan di Pulau Jawa.

Kajian dengan bantuan teknik biologi molekular sekarang menunjukkan bahwa selain dua subspesies O. sativa yang utama, indica dan japonica, terdapat pula subspesies minor tetapi bersifat adaptif tempatan, seperti aus (padi gogo dari Bangladesh), royada (padi pasang-surut/rawa dari Bangladesh), ashina (padi pasang-surut dari India), dan aromatic (padi wangi dari Asia Selatan dan Iran, termasuk padi basmati yang terkenal). Pengelompokan ini dilakukan menggunakan penanda RFLP dibantu dengan isozim.[4] Kajian menggunakan penanda genetik SSR terhadap genom inti sel dan dua lokus pada genom kloroplas menunjukkan bahwa pembedaan indica dan japonica adalah mantap, tetapi japonica ternyata terbagi menjadi tiga kelompok khas: temperate japonica ("japonica daerah sejuk" dari Cina, Korea, dan Jepang), tropical japonica ("japonica daerah tropika" dari Nusantara), dan aromatic. Subspesies aus merupakan kelompok yang terpisah.[5]

Berdasarkan bukti-bukti evolusi molekular diperkirakan kelompok besar indica dan japonica terpisah sejak ~440.000 tahun yang lalu dari suatu populasi spesies moyang O. rufipogon.[5] Domestikasi padi terjadi di titik tempat yang berbeda terhadap dua kelompok yang sudah terpisah ini. Berdasarkan bukti arkeologi padi mulai dibudidayakan (didomestikasi) 10.000 hingga 5.000 tahun sebelum masehi.[6]

Keanekaragaman budidaya
Padi gogo
Di beberapa daerah tadah hujan orang mengembangkan padi gogo, suatu tipe padi lahan kering yang relatif toleran tanpa penggenangan seperti di sawah. Di Lombok dikembangkan sistem padi gogo rancah, yang memberikan penggenangan dalam selang waktu tertentu sehingga hasil padi meningkat.Biasanya di daerah yang hanya bisa bercocok tanam padi gogo menggunakan model Tumpang Sari. Sistem Tumpang sari yaitu dalam sekali tanam tidak hanya menanam padi, akan tetapi juga tanaman lain dalam satu lahan. Padi gogo biasanya di tumpang sari dengan jagung atau Ketela Pohon.

Padi rawa
Padi rawa atau padi pasang surut tumbuh liar atau dibudidayakan di daerah rawa-rawa. Selain di Kalimantan, padi tipe ini ditemukan di lembah Sungai Gangga. Padi rawa mampu membentuk batang yang panjang sehingga dapat mengikuti perubahan kedalaman air yang ekstrem musiman.

Keanekaragaman tipe beras/nasi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Beras
Padi pera
Padi pera adalah padi dengan kadar amilosa pada pati lebih dari 20% pada berasnya. Butiran nasinya jika ditanak tidak saling melekat. Lawan dari padi pera adalah padi pulen. Sebagian besar orang Indonesia menyukai nasi jenis ini dan berbagai jenis beras yang dijual di pasar Indonesia tergolong padi pulen. Penggolongan ini terutama dilihat dari konsistensi nasinya.

Ketan
Ketan (sticky rice), baik yang putih maupun merah/hitam, sudah dikenal sejak dulu. Padi ketan memiliki kadar amilosa di bawah 1% pada pati berasnya. Patinya didominasi oleh amilopektin, sehingga jika ditanak sangat lekat.

Padi wangi
Padi wangi atau harum (aromatic rice) dikembangkan orang di beberapa tempat di Asia, yang terkenal adalah ras 'Cianjur Pandanwangi' (sekarang telah menjadi kultivar unggul) dan 'rajalele'. Kedua kultivar ini adalah varietas javanica yang berumur panjang.

Di luar negeri orang mengenal padi biji panjang (long grain), padi biji pendek (short grain), risotto, padi susu umumnya menggunakan metode silsilah. Salah satu tahap terpenting dalam pemuliaan padi adalah dirilisnya kultivar 'IR5' dan 'IR8', yang merupakan padi pertama yang berumur pendek namun berpotensi hasil tinggi. Ini adalah awal revolusi hijau dalam budidaya padi. Berbagai kultivar padi berikutnya umumnya memiliki 'darah' kedua kultivar perintis tadi. tes

Aspek budidayaSunting
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Bercocok tanam padi
Teknik budidaya padi telah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sejumlah sistem budidaya diterapkan untuk padi.

Budidaya padi sawah (Ing. paddy atau paddy field), diduga dimulai dari daerah lembah Sungai Yangtse di Tiongkok.
Budidaya padi lahan kering, dikenal manusia lebih dahulu daripada budidaya padi sawah.
Budidaya padi lahan rawa, dilakukan di beberapa tempat di Pulau Kalimantan.
Budidaya gogo rancah atau disingkat gora, yang merupakan modifikasi dari budidaya lahan kering. Sistem ini sukses diterapkan di Pulau Lombok, yang hanya memiliki musim hujan singkat.
Setiap sistem budidaya memerlukan kultivar yang adaptif untuk masing-masing sistem. Kelompok kultivar padi yang cocok untuk lahan kering dikenal dengan nama padi gogo.

Secara ringkas, bercocok tanam padi mencakup persemaian, pemindahan atau penanaman, pemeliharaan (termasuk pengairan, penyiangan, perlindungan tanaman, serta pemupukan), dan panen. Aspek lain yang penting namun bukan termasuk dalam rangkaian bercocok tanam padi adalah pemilihan kultivar, pemrosesan biji dan penyimpanan biji.

Hama dan penyakit
Hama-hama penting
Penggerek batang padi putih ("sundep", Scirpophaga innotata)
Penggerek batang padi kuning (S. incertulas)
Wereng batang punggung putih (Sogatella furcifera)
Wereng coklat (Nilaparvata lugens)
Wereng hijau (Nephotettix impicticeps)
Lembing hijau (Nezara viridula)
Walang sangit (Leptocorisa oratorius)
Ganjur (Pachydiplosis oryzae)
Lalat bibit (Arterigona exigua)
Ulat tentara/Ulat grayak (Spodoptera litura dan S. exigua)
Tikus sawah (Rattus argentiventer)
Penyakit-penyakit penting
blas (Pyricularia oryzae, P. grisea)
hawar daun bakteri ("kresek", Xanthomonas oryzae pv. oryzae)
Pengolahan gabah menjadi nasiSunting

Mesin huler gabah beras.
Setelah padi dipanen, bulir padi atau gabah dipisahkan dari jerami padi. Pemisahan dilakukan dengan memukulkan seikat padi sehingga gabah terlepas atau dengan bantuan mesin pemisah gabah.

Gabah yang terlepas lalu dikumpulkan dan dijemur. Pada zaman dulu, gabah tidak dipisahkan lebih dulu dari jerami, dan dijemur bersama dengan merangnya. Penjemuran biasanya memakan waktu tiga sampai tujuh hari, tergantung kecerahan penyinaran matahari. Penggunaan mesin pengering jarang dilakukan. Istilah "Gabah Kering Giling" (GKG) mengacu pada gabah yang telah dikeringkan dan siap untuk digiling. (Lihat pranala luar). Gabah merupakan bentuk penjualan produk padi untuk keperluan ekspor atau perdagangan partai besar.

Gabah yang telah kering disimpan atau langsung ditumbuk/digiling, sehingga beras terpisah dari sekam (kulit gabah). Beras merupakan bentuk olahan yang dijual pada tingkat konsumen. Hasil sampingan yang diperoleh dari pemisahan ini adalah:

sekam (atau merang), yang dapat digunakan sebagai bahan bakar
bekatul, yakni serbuk kulit ari beras; digunakan sebagai bahan makanan ternak, dan
dedak, campuran bekatul kasar dengan serpihan sekam yang kecil-kecil; untuk makanan ternak.
Beras dapat dikukus atau ditim agar menjadi nasi yang siap dimakan. Beras atau ketan yang ditim dengan air berlebih akan menjadi bubur. Pengukusan beras dapat juga dilakukan dengan pembungkus, misalnya dengan anyaman daun kelapa muda menjadi ketupat, dengan daun pisang menjadi lontong, atau dengan bumbung bambu yang disebut lemang (biasanya dengan santan). Beras juga dapat diolah menjadi minuman penyegar (beras kencur) atau obat balur untuk mengurangi rasa pegal (param).

Produksi padi dan perdagangan duniaSunting
Bagian ini memerlukan aktualisasi
Negara produsen padi terkemuka adalah Republik Rakyat Tiongkok (28% dari total produksi dunia), India (21%), dan Indonesia (9%). Namun hanya sebagian kecil produksi padi dunia yang diperdagangkan antar negara (hanya 5%-6% dari total produksi dunia). Thailand merupakan pengekspor padi utama (26% dari total padi yang diperdagangkan di dunia) diikuti Vietnam (15%) dan Amerika Serikat (11%). Indonesia merupakan pengimpor padi terbesar dunia (14% dari padi yang diperdagangkan di dunia) diikuti Bangladesh (4%), dan Brasil (3%).Produksi padi Indonesia pada 2006 adalah 54 juta ton , kemudian tahun 2007 adalah 57 juta ton (angka ramalan III), meleset dari target semula yang 60 juta ton akibat terjadinya kekeringan yang disebabkan gejala ENSO.

Produsen padi terbesar — 2011
(juta metrik ton)
Republik Rakyat Tiongkok201
India158
Indonesia66
Bangladesh51
Vietnam42
Thailand35
Myanmar29
Filipina17
Brasil13
Pakistan9
Total Dunia723
Sumber:
Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO)[http://faostat.fao.org/site/339/default.aspx
Aspek budaya dan bahasaSunting
Padi merupakan bagian penting dalam budaya masyarakat Asia Tenggara dan Asia Timur. Masyarakat setempat mengenal filosofi ilmu padi. Sejumlah peribahasa juga melibatkan padi, misalnya

Padi ditanam tumbuh lalang
Padi masak, jagung mengupih
Bagai ayam mati di lumbung padi

By https://m.facebook.com/elang
Sumber: wikipedia.com